Kamis, 16 Januari 2014

Do'a untuk kawan

Diposting oleh Unknown di 22.07 0 komentar

Apa kamu tipe orang yang menikmati sendiri masalahmu?

Saya tipe orang yang ekspresif, apalagi dengan orang-orang terdekat saya. Tapi saya juga memilah-milah mana saja yang perlu dibagi kepada kawan, mana pun yang cukup kita sendiri yang menikmati. Tapi taukah kamu kalau ada sebagian orang yang sangat ingin membantu menyelesaikan beban kamu. Teman yang tulus. Bukannya mereka kepo, ataupun mau ikut campur urusan pribadi kamu. Tapi sungguh, mereka adalah orang-orang yang tidak ingin kamu kesusahan sendiri. Mereka berharap bisa melukiskan huruf 'U' di bibir kamu. Membuatmu tegar, sabar, lebih berpikir positif. Mereka melakukan itu tanpa mengharapkan timbal balik, mereka menganggap itu adalah kewajiban sebagai kawan.

Saya, sungguh saya sangat ingin meringankan sedikit beban di punggung kamu. Tapi kamu tidak mempercayakan kepada saya. Rasanya mungkin seperti kamu ingin terbang, saya mencoba memberikan bulu. Tapi kamu tidak perlu itu karena kamu sudah punya sayapmu sendiri.

Do'a. Hanya itu yang bisa saya kirimkan untuk kamu. Do'a untuk kamu kawan istimewa saya.

Selasa, 14 Januari 2014

Rindu untuk teman

Diposting oleh Unknown di 21.12 0 komentar

Saat menulis ini saya sedang merindukan kamu. Hehe tapi saya tidak bisa menunjukkan pada kamu. Takut. Takut salah aksi terus kamu pergi. Mungkin menulis disini adalah tempat paling aman. Karena saya yakin kamu tidak mungkin membaca ini. Ini sudah seperti ruang rahasia untuk ngomongin kamu.

Menurut saya menulis di sini itu seperti berbicara pada diri sendiri. Tanpa berharap dibaca oleh orang lain. Tanpa berharap ada yang berkomentar. Tapi kalau ada yang nimbrung itu akan menyenangkan.

Jadi intinya saya rindu aroma parfum kamu yang tipis-tipis. Juga analisa-analisamu yang serius. Kapan kita duduk berhadapan dan bertukar pikiran kembali?

Tujuan dia adalah kamu. Bijaklah.

Diposting oleh Unknown di 01.19 0 komentar

"Kamu jahat, kamu ngga pernah ada waktu buat aku!"

Cut off pacar macam begini !
Aku tidak habis pikir dengan perempuan yang manja dan suka mengeluh karena pacarnya yang dia anggap selalu salah karena sibuk.

Aku juga perempuan, tapi aku juga tidak bisa terima jika ada perempuan berlaku semena-mena pada lelaki. Kalau di cerita-cerita biasanya lelaki yang berlaku jahat pada perempuan, pada kasus ini berbalik. Ini berlaku pada lelaki setia yang disakiti hatinya oleh orang yang kurang bijak.

Ketika kamu, perempuan punya pacar seorang lelaki hebat. Dia pagi bekerja untuk bisa kuliah di malam hari. Dia mungkin sangat jarang ada untuk kamu. Maka kamu bersabarlah, dia sedang mengejar cita-citanya demi kamu. Perempuan yang dia jadikan tujuan. Karena saat seorang lelaki sudah setia dan serius, tujuan akhirnya adalah membahagiakan kamu, perempuan. Sesungguhnya dia telah menggambar masa depan bersama kamu.

Tapi kamu kurang sabar, karena menganggap dia yang tidak pernah ada waktu dan tidak sayang kepadamu karena tidak pernah diajak jalan-jalan. Karena kamu berfikir dia lebih sayang tugas daripada kamu. Kamu salah besar.

Sedikit pesan untuk kamu, perempuan calon dari para lelaki hebat. Hargailah lelaki. Jangan meninggalkan dia saat dia terjatuh. Dibalik lelaki sukses ada perempuan hebat. Jadilah perempuan hebat itu. Betapa bangganya kita jika lelaki yang ada di depan kita bisa sukses dengan sedikit kata-kata penyemangat dari kita.

Kamu, orang yang peduli tanpa ekspektasi

Diposting oleh Unknown di 00.53 0 komentar

Entah angin apa yang membuat kamu datang kepada saya. Tapi kamu benar-benar hadir disaat yang sangat tepat. Saat saya membuka hati saya untuk menerima kawan baru. Saya bukan tipe orang yang mainstream, jadi sebenarnya mungkin saya agak pemilih. Tapi itu karena kita nyaman berinteraksi dengan orang yang serupa bukan? Dan kamu sedikit serupa dengan saya.

Berkawan dengan kamu sangat menyenangkan. Kamu satu-satunya lawan jenis yang berteman tulus dengan saya. Orang yang tidak mempunyai ekspektasi aneh-aneh. Tentang kita yang sama-sama punya pemikiran untuk sukses di masa depan, berpikir bahwa usia kita terlalu dini untuk terikat, berpikir tentang kemajuan teknologi, juga filosofi cinta yang kita mengambilnya berbeda dari sudut pandang orang mainstream. Sangat nyaman.

Sangat berbeda dengan beberapa lawan jenis yang saya temui. Mereka selalu mengerucutkan sebuah pertemanan ke arah ikatan pacaran. Dan dengan caranya yang sangat basi.

Saya hanya berharap, semoga masih banyak orang di luar sana yang seperti kamu. Yang berteman tulus, tanpa mengharapkan ujung sebuah hubungan yang lebih. Karena sesungguhnya sangat menyenangkan menemukan orang seperti kamu.

 

Monica Punya Cerita Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting