Aku sudah lama tidak meneteskan
air mata ini, aku sudah lama tidak galau, aku sudah lama tidak patah hati, aku
sudah lama tidak sedih, aku sudah lama tidak rapuh, apa aku kini tumbuh menjadi
kuat? Atau aku tumbuh menjadi seorang gadis tanpa perasaan? Jawabannya aku tidak
tahu.
Terkadang aku begitu bodoh
tiba-tiba ingin menangis, sembari mengingat-ingat masa lalu, demi mendapatkan
perasaanku kembali. Aku berpikir mungkin aku terlalu acuh pada kehidupan
nyataku sendiri.
Bahkan terkadang saat masalah
menghampiriku, aku cuek saja. Seperti menganggap aku sedang tidur pulas dan
saat terbangun semuanya kembali norlmal, tidak ada masalah.
Hidupku yang sekarang begitu
datar, hatiku pun sudah tidak pernah berdegup kencang lagi, aku sudah jarang
tertawa lepas, aku tidak mengagumi siapapun. Terkadang aku ingin memiliki
seorang penyemangat, hmm mungkin disebut kekasih, tetapi hatiku seperti mati
rasa haha mungkin terlalu lama membeku, kaku.
Tetapi yang paling menyedihkan
bukan saat aku kesepian dan sendiri, tetapi saat aku merasa sangat gembira dan aku
tidak memiliki teman untukku membagi kesenanganku..
Saat kau ingin di dengar tapi
temanmu tidak member kesepatan untukmu bercerita, dia terus-terusan
menceritakan masalahnya seperti memaksamu untuk mendengarkan dia.
Kau lelah bukan? Ya kita sama,
aku juga sangat lelah, lelah sekali dengan keadaan ini..
Dan sekarang aku mulai menangis..
Tapi aku ingin tetap sabar dan
yakin, dibalik awan kelabu dan badai ini, ada pelangi indah yang menungguku.
Ada senyum indah yang akan menyambutku. Itu semua rahasia Tuhan, aku tidak
tahu, aku hanya berharap dan yakin.
0 komentar:
Posting Komentar