Selasa, 19 Maret 2013

Who do you think you’re?

Diposting oleh Unknown di 21.20 0 komentar

Aku, perempuan yang tulus mencintaimu. Menerima segala kekurangan dan kelebihanmu. Tidak pernah sedikitpun memiliki keinginan untuk menyakitimu. Hidupku ku dedikasikan untuk membuatmu bahagia, karena senyummu bagian dari kepuasan hatiku. Apalagi jika ku tahu alasanmu tersenyum karenaku, aku tidak bisa menuliskan sebagaimana bahagianya aku.

Semua kesalahanmu tidak ada artinya bagiku, kau selalu benar bagiku. Semua khilafmu dengan mudah ku maafkan, ku hilangkan. Pintu maafku ku buka lebar, tanpa kau meminta maaf pun aku sudah terlebih dulu memaafkan kesalahanmu.

Aku perempuan biasa yang ingin belajar mencintai dengan hati, tanpa mengharapkan balasan yang lebih. Bukankah itu arti dari mencintai? Ya, sebodoh itu aku mencintaimu.

Bahkan kau mungkin sudah ribuan kali membuat kesalahan, tapi aku pun juga sudah berjuta kali memaafkanmu, memberimu kesempatan untuk memperbaikinya. Kau tahu hal itu? Pasti jawabannya tidak.

Kamu, seenakmu sendiri bertingkah di luar sana, apa telingamu pernah mendengarkan aku? Apa matamu masih bisa melihat aku? Apa aku masih berjalan di pikiranmu?? Masih atau kau menganggap aku akan selalu memaafkanmu dan semuanya kembali normal? Terus-menerus, sampai kapan?

Kau salah, aku sudah menyerah mencintaimu. Tidak peduli mereka menganggapku lemah, mudah menyerah, atau apapunlah yang jelas aku sudah muak dengan semua ini. Setiap manusia punya batas kesabaran, mungkin ini batas kesabaranku untukmu. Untuk seorang pria payah sepertimu, yang selalu menyia-nyiakan kesempatan yang ku berikan, yang selalu bertindak sesuka hatimu tanpa memikirkan aku sebagai wanitamu.

Maaf sayang, kali ini tidak ada lagi kesempatan untukmu, tidak ada lagi maaf, tidak ada lagi aku untukmu. Aku menyerah..

Kau Mau Berteman ?

Diposting oleh Unknown di 00.07 0 komentar

Kita sering bertemu di social media. Twitter lah, facebook, YM, Skype, BBM, setiap hari kita bertemu disana. Aku melihat semua yang kau tuliskan, keluhanmu, aktifitasmu, suasana hatimu. Begitupun aku bagimu (mungkin). Tapi tidak pernah sekalipun kau mencoba menegurku, menyapaku setidaknya dengan PING!!! Atau poke, mungkin.

Kita seperti tidak mengenal satu sama lain, ya memang semuanya sudah berbeda sekarang, tidak seperti dulu. Tapi tidak bisakah kita memperbaiki hubungan ini? Tidak untuk kembali menjadi sepasang kekasih, mungkin untuk menjadi teman. Aku tidak berharap lebih untuk jadi sahabatmu. Aku hanya tidak ingin terbebani dalam sosok mantan. Yang kau anggap sebagai musuh.

Aku tau mungkin masalah kita waktu itu masih membekas luka di hatimu. Tapi percayalah, aku meminta maaf setulus hatiku dengan segala kerendahan hatiku. Aku hanya tidak ingin membawamu terlalu jauh dalam hidupku. Karena semakin kau tenggelam jauh maka akan semakin sulit bagimu untuk kembali ke atas.

Maaf bukan maksudku untuk mempermainkan perasaan sucimu itu, tapi aku tidak bisa memaksakan perasaanku untuk membalas semua yang kau berikan padaku. Ini juga bagian tersulit dalam hidupku. Aku tidak ingin kehilangan seorang teman, aku tidak ingin ada yang membenciku, memusuhiku.

Aku hanya ingin memperbaiki semua ini, mengembalikan semuanya ke awal. Dimana kau dan aku bersama dalam ikatan teman.


Senin, 18 Maret 2013

SENYUM ITU GINI ----> :)

Diposting oleh Unknown di 22.18 0 komentar

Terima kasih sudah berkehendak hadir sebentar di dalam hari-hariku. Terima kasih sudah membuatku tersenyum malam ini, hmm mungkin lebih dari senyum. Hihihi J

Terima kasih sudah menyanyikan beberapa lagu untukku, untuk menghiburku, untuk berbagi cerita, untuk rayuan-rayuan gila itu aku sangat senang. Aku bisa sekejap melupakan “dia” yang menyakitiku. Yaa walaupun banyak juga wanita yang kau rayu diluar sana. But whatever, I don’t care it. Yang penting aku senang menghabiskan waktu bersamamu. Aa kasep :p



Mungkin kamu bukan yang pertama, entahlah mungkin ini sudah menjadi kebiasaanku. Bermain rayu dengan orang lain, tanpa perasaan, tapi menyenangkan. Apa itu menyakiti seseorang?

Jangan jadi membosankan atau bosan kepadaku, Please.

Aku hanya butuh teman bicara, yang sepertimu.

Jumat, 15 Maret 2013

SEMU..

Diposting oleh Unknown di 20.22 0 komentar

Kau datang dengan sebuah harapan baru untukku, awalnya aku takut untuk memulai ini lagi. Karena aku tahu apa akhir dari cerita ini. Aku mulai menata kembali kepingan-kepingan yang sudah hancur, aku mulai menyusunnya bersamamu. Kau mampu sedikit demi sedikit mengobati segala kecewa yang pernah kudapatkan. Kau mampu meniup pergi awan jahat yang pernah singgah di hatiku. Kau, kau, kau, segalanya tentang kau. Hingga pada akhirnya kau benar-benar melukiskan pelangi di hatiku, semua warna kini ada, bukan hanya hitam dan putih saja.

Tersenyum, aku mulai bisa menarik bibirku ke atas. Karenamu, bersamamu. Dari senyum itu berkembang menjadi tawa kecil, karena kau selalu menyegarkan hari-hariku. Sampai akhirnya aku bisa tertawa begitu lepas. Berkat engkau..

Jujur, aku mulai menaruh harapan lebih kepadamu. Aku ingin engkau yang terus-menerus membuatku tertawa, aku ingin menuliskan lembaran hidup yang baru bersamamu. Aku ingin menuliskan namamu di setiap halaman hidupku yang baru. Bersama dirimu.

Namun mungkin aku salah mengartikan setiap perlakuanmu kepadaku. Aku terlalu larut kedalam perhatian-perhatianmu, tanpa aku sadari jika kau hanya menganggapku sebagai seorang sahabat dekat. Seorang sahabat yang tidak ingin melihat sahabat yang disayanginya terluka terlalu dalam. Ya hanya sahabat.

Lalu kemana akan ku larikan perasaan sayang yang telah berevolusi menjadi cinta ini? Haruskah ku telan kembali? Haruskah aku menghancurkan semua hati yang telah ku susun rapi untukmu ini? Haruskah aku merubah pelangi menjadi awan mendung? Atau haruskah aku tidak peduli pada status kita dan diam-diam mencintaimu?

Ini Menyakitkan.

Hujan, berhenti sejenak yaa :)

Diposting oleh Unknown di 19.41 0 komentar

Ya Allah, seorang pria sedang terjebak hujan lebat di luar sana. Dia baru saja mengalami kecelakaan kecil sehingga banyak luka di tubuhnya. Jika lukanya terkena air hujan, maka dia akan merasa kesakitan. Kasihani dia, redakanlah sejenak hujan ini. Biarkan dia kembali ke rumah terlebih dahulu. Ibunya yang sedang sakit menunggunya di rumah. Dia baru saja melakukan sebuah tanggung jawab besar untuk mencari nafkah untuk Ibunya. Aku sudah memberitahunya untuk berteduh sejenak dan bersabar menunggu hujan ini reda. Dia hanya memintaku untuk mendoakannya agar hujan cepat reda. Aku hanya bisa berdoa, dan aku yakin Engkau mendengarnya. Insya Allah, Amin J

Kamis, 14 Maret 2013

Kamu, aku merindukanmu ada disini, didekatku, disampingku..

Diposting oleh Unknown di 21.26 0 komentar

Beberapa hal yang aku ingat tentang kamu, aku selalu tersenyum saat mengingat hal-hal ini J:


Kamu punya mata sipit, tapi selalu marah kalo aku panggil sipit.

Kamu punya lesung pipit di kedua pipimu, tapi yang paling jelas di pipi sebelah kiri, itu membuatmu terlihat sangat manis saat tersenyum di depanku.

Kamu punya kulit yang putih, tapi saking seringnya kamu main kulitmu jadi kuning langsat, tapi itu tidak membuatku lebih putih darimu, kamu selalu bilang aku item karena jarang mandi, kamu sering bilang kamu ga mau sama aku karena aku berkulit sawo matang, tapi tetap saja kamu ada disampingku untuk menemaniku.

Kamu dulu gendut, pipimu sedikit chubby, tapi sekarang kamu lebih kurusan.

Kamu dari dulu males belajar, sukanya main, masih sama seperti sekarang.

Kamu sangat sayang kepada mamamu yang sedang sakit, kamu dengan sabar menunggunya di rumah sakit, dengan sabar menyuapinya, walaupun beberapa kali kamu lelah, kamu tetap sabar menjaganya.

Kamu anak bungsu dari 3 bersaudara, papamu telah tiada saat kamu masih anak-anak. Dari kecil kamu sudah mengerti tentang tanggung jawab sebagai seorang pria, kamu adalah pria yang sangat kuat.

Kamu tidak suka jus alpukat, padahal aku sangat suka. Kamu lebih suka jus mangga.

Makanan kesukaan kamu kikil, pernah hampir setiap hari kamu makan kikil terus-terusan.

Club bola kesukaan kamu Chealse!

Kamu suka Superman Is Dead, tapi kamu juga suka mendengar alunan musik dari Christian Bautista, Kelly Clarkson, Celine Dion, The Corrs, dan lain-lain.

Kamu suka warna “hmm tidak ada yang spesifik tentang ini, semua kamu suka kecuali hijau stabilo”.

Oh iya, kamu suka sekali nonton kartun Larva, Sampai-sampai kamu ingin punya sprei dan sarung bantal gulingnya.

Kamu memegang tanganku di depan banyak orang, tidak peduli seberapa malunya aku saat itu.

Kamu mendengar semua keluhanku, masalahku, dan selalu mengijinkanku untuk menangis dalam pelukanmu.

Kamu benci kalo aku lama balesin sms kamu, kamu jealous kalo aku online social network, kamu marah kalo aku pegi tanpa pamit, kamu sedikit posesif.

Kamu sering menghilang tiba-tiba, kamu sering mengejutkanku tiba-tiba, kamu sering mengajak bertemu tiba-tiba, kamu sering muncul di depan rumahku tiba-tiba, kamu penuh dengan tiba-tiba.

Kamu selalu meneleponku sebelum tidur, hanya untuk memintaku mengucapkan “Kamu bobo ya sayang, mimpi aku, aku sayang kamu net, Love you, muaah”. Lalu kamu melarangku untuk menutup telepon sampai telepon itu terputus dengan sendirinya.

Kamu kuat, hebat, tegar, kamu juga sangat manja..

Kamu, aku merindukanmu ada disini, didekatku, disampingku..

Rabu, 13 Maret 2013

Aku menginginkanmu, tapi dalam jiwa dan raga yang berbeda

Diposting oleh Unknown di 20.25 0 komentar
Aku untuk kamu, kamu untuk aku, namun semua apa mungkin? Iman kita yang berbeda..
Haruskah aku lantas pergi, meski cinta takkan bisa pergi..

Hari ini tepat 4 tahun aku mengenalmu, kita melewati banyak peristiwa hidup bersama. Kau dan aku seperti tidak dapat dipisahkan lagi, kemanapun aku berlayar, kepadamu juga aku akan berlabuh, meski beberapa kali aku bersandar di pelabuhan lain, tapi percayalah saat aku bersandar aku sangat merindukan berlabuh di hatimu. Aku merindukan saat kau menggenggam erat tanganku, walaupun kita berbeda, kau tidak peduli. Kulitmu yang putih, matamu yang sipit, yang kontras dengan warna kulitku. Kau tetap dengan percaya diri menggandengku di depan banyak orang yang mungkin menganggap kita adalah pasangan yang aneh..

Kita sering mengandaikan kita akan menikah, memiliki anak yang lucu-lucu, merencanakan beberapa usaha kecil yang ingin kau ciptakan, kita begitu bersemangat mengandai-andai..

Oppa, aku ingin terus bersamamu. Tetapi aku tidak yakin semua pengandaian itu dapat kita wujudkan. Yang selalu kita lupa adalah iman kita yang berbeda, kau begitu yakin dengan kepercayaanmu, begitu pun aku.

Akankah kutemukan sosokmu di dalam diri pria lain? Yang seiman denganku? Apakah ada yang mau menerimaku sepertimu?

Aku menginginkanmu, tapi dalam jiwa dan raga yang berbeda.

I need something, but I don't know what and what for..

Diposting oleh Unknown di 19.50 0 komentar

Aku sudah lama tidak meneteskan air mata ini, aku sudah lama tidak galau, aku sudah lama tidak patah hati, aku sudah lama tidak sedih, aku sudah lama tidak rapuh, apa aku kini tumbuh menjadi kuat? Atau aku tumbuh menjadi seorang gadis tanpa perasaan? Jawabannya aku tidak tahu.

Terkadang aku begitu bodoh tiba-tiba ingin menangis, sembari mengingat-ingat masa lalu, demi mendapatkan perasaanku kembali. Aku berpikir mungkin aku terlalu acuh pada kehidupan nyataku sendiri.

Bahkan terkadang saat masalah menghampiriku, aku cuek saja. Seperti menganggap aku sedang tidur pulas dan saat terbangun semuanya kembali norlmal, tidak ada masalah.

Hidupku yang sekarang begitu datar, hatiku pun sudah tidak pernah berdegup kencang lagi, aku sudah jarang tertawa lepas, aku tidak mengagumi siapapun. Terkadang aku ingin memiliki seorang penyemangat, hmm mungkin disebut kekasih, tetapi hatiku seperti mati rasa haha mungkin terlalu lama membeku, kaku.

Tetapi yang paling menyedihkan bukan saat aku kesepian dan sendiri, tetapi saat aku merasa sangat gembira dan aku tidak memiliki teman untukku membagi kesenanganku..

Saat kau ingin di dengar tapi temanmu tidak member kesepatan untukmu bercerita, dia terus-terusan menceritakan masalahnya seperti memaksamu untuk mendengarkan dia.

Kau lelah bukan? Ya kita sama, aku juga sangat lelah, lelah sekali dengan keadaan ini..

Dan sekarang aku mulai menangis..

Tapi aku ingin tetap sabar dan yakin, dibalik awan kelabu dan badai ini, ada pelangi indah yang menungguku. Ada senyum indah yang akan menyambutku. Itu semua rahasia Tuhan, aku tidak tahu, aku hanya berharap dan yakin.
 

Monica Punya Cerita Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting